Sebelum sejauh matahari kita pernah sedekat nadi
Seperti cat air yang memberi warna pada kanvas, seperti bintang yang menerangi bumi kala malam.. dan seperti itulah kamu. Sekarang cat air dikanvas ku pudar dimakan waktu, bintangku tertutup awan seperti kamu yang menghilang tanpa jejak. Aku ingin sebentar saja bersama samamu untuk menunjukan pada dunia, bahwa sebelum sejauh matahari kita pernah sedekat nadi... Aku masih disini, aku diam bukan berhenti, aku berhenti bukan menyerah, dan aku menyerah bukan melupakan. Aku diam untuk tidak mengusik mu, bukan berhenti mempedulikanmu, aku berhenti untuk mengejarmu bukan untuk menyerah mencintaimu, aku menyerah memperjuangkanmu tidak berarti melupakan semua kenangan dan perasaan yang pernah singgah begitu lama, ah iya hanya persinggahan. Hatiku tak pernah sedetik pun berhenti mencintaimu, nadi ku tak pernah berhenti mendenyutkan namamu, doaku tak pernah berganti, selalu kamu. Aku tahu, semuanya sudah berubah tapi aku sulit merelakan. Aku kehilangan mu, yang bahkan tak pernah kumiliki.. ...
Comments
Post a Comment