Terimakasih
halo diriku sendiri
halo seluruh jutaan sel serta organ didalamnya.
maaf jika sekarang kerja kalian lebih berat dari biasanya
ginjalku yang kuat, kuharap kamu tidak begitu mengutukku yang sekarang jadi lebih jarang mengkonsumsi air putih dan lebih sering minum minuman bersoda. Kerja mu pasti keteteran, melihat warna urine ku yang makin pekat. Semoga kamu mau bersabar, aku janji setelah ini aku kan lebih sering minum air putih walaupun rasanya nggak ada
Kamu mungkin selalu dikira orang mengontrol perasaan padahal tugas mu sebenarnya menyaring zat berbahaya yang mungkin bisa menyakiti kami semua, bukan hanya itu kamu juga harus mengontrol kolestrol dan glukosa dalam darah ku, maaf kan aku ya sekarang kamu harus akrab dengan lemak jenuh yang dibawa minyak gorengan.. Hati ku semoga kamu selalu setia menjaga kami semua
terimakasih untuk terjaga setiap saat, dan masih setia memompakan darah ku dengan lancar keseluruh pembuluh darah agar bisa bertukar oksigen yang dibawa oleh paru paru, mungkin sekarang kamu merasa tambah berat mempompa darah didalam sana karena lemak lemakku yang sepertinya makin banyak menyelimutimu
paru paru, mungkin orang orang pikir jantung adalah bagian paling penting di tubuh kami, banyak juga yang menjadikan jantung sebagai makna konotasi dalam puisi mereka. Tapi nyatanya kalian semua penting, tanpa satu dari kalian mungkin tidak ada manusia dimuka bumi ini yang bisa tegak berdiri. Terimakasih karena selama ini kamu mau bekerja sama dengan jantung untuk menyuplai oksigen ke dalam darahku juga rela alveolus mu menjadi tempat bertukarnya udara kotor dengan oksigen yang lebih dulu disaring dan dihangatkan oleh hidung.
banyak orang yang takut bahkan phobia dengan mu, mungkin karena jika kamu keluar terlalu banya itu pertanda sebuah kabar buruk. Darah, selama kulit ku bisa menahan segala macam gesekan aku tahu kamu aman disana. Nama dan fungsi mu pun masih harus dibagi menjadi 3 sebenarnya, bukan aku lupa dengan nama nama kalian hanya aku tahu kamu tidak keberatan mewakili semua nya menyampaikan terimakasih ku untuk kalian yang masih setia menjalakan tugas membawa nutrisi, oksigen ke seluruh tubuh
yang terpenting, otakku. Pasti beberapa bulan ini kamu pengap disana, terlalu banyak pikiran negative yang kamu olah, banyak juga ketakutan ketakutan tak masuk akal yang sering membuat kamu jengah. maafkan aku, sehat sehat lah disana, karena mu aku masih bisa menulis dan mewaraskan diri, aku janji akan lebih sering mengonsumsi makan yang nutrisinya kamu perlukan. Terimakasih karena kamu masih mau berjalan dengan normal saat kubutuhkan walaupun jarang aku mengasah mu.
dengan kalian aku tahu tidak ada manusia dimuka bumi ini yang benar benar sendiri, selalu ada malaikat Rokib Atit yang setia berjaga di kanan kiri kami serta kalian yang berkerja sama menjalankan proses metabolisme, berpikir, dan bergerak kami
terimakasih☺
halo seluruh jutaan sel serta organ didalamnya.
maaf jika sekarang kerja kalian lebih berat dari biasanya
ginjalku yang kuat, kuharap kamu tidak begitu mengutukku yang sekarang jadi lebih jarang mengkonsumsi air putih dan lebih sering minum minuman bersoda. Kerja mu pasti keteteran, melihat warna urine ku yang makin pekat. Semoga kamu mau bersabar, aku janji setelah ini aku kan lebih sering minum air putih walaupun rasanya nggak ada
Kamu mungkin selalu dikira orang mengontrol perasaan padahal tugas mu sebenarnya menyaring zat berbahaya yang mungkin bisa menyakiti kami semua, bukan hanya itu kamu juga harus mengontrol kolestrol dan glukosa dalam darah ku, maaf kan aku ya sekarang kamu harus akrab dengan lemak jenuh yang dibawa minyak gorengan.. Hati ku semoga kamu selalu setia menjaga kami semua
terimakasih untuk terjaga setiap saat, dan masih setia memompakan darah ku dengan lancar keseluruh pembuluh darah agar bisa bertukar oksigen yang dibawa oleh paru paru, mungkin sekarang kamu merasa tambah berat mempompa darah didalam sana karena lemak lemakku yang sepertinya makin banyak menyelimutimu
paru paru, mungkin orang orang pikir jantung adalah bagian paling penting di tubuh kami, banyak juga yang menjadikan jantung sebagai makna konotasi dalam puisi mereka. Tapi nyatanya kalian semua penting, tanpa satu dari kalian mungkin tidak ada manusia dimuka bumi ini yang bisa tegak berdiri. Terimakasih karena selama ini kamu mau bekerja sama dengan jantung untuk menyuplai oksigen ke dalam darahku juga rela alveolus mu menjadi tempat bertukarnya udara kotor dengan oksigen yang lebih dulu disaring dan dihangatkan oleh hidung.
banyak orang yang takut bahkan phobia dengan mu, mungkin karena jika kamu keluar terlalu banya itu pertanda sebuah kabar buruk. Darah, selama kulit ku bisa menahan segala macam gesekan aku tahu kamu aman disana. Nama dan fungsi mu pun masih harus dibagi menjadi 3 sebenarnya, bukan aku lupa dengan nama nama kalian hanya aku tahu kamu tidak keberatan mewakili semua nya menyampaikan terimakasih ku untuk kalian yang masih setia menjalakan tugas membawa nutrisi, oksigen ke seluruh tubuh
yang terpenting, otakku. Pasti beberapa bulan ini kamu pengap disana, terlalu banyak pikiran negative yang kamu olah, banyak juga ketakutan ketakutan tak masuk akal yang sering membuat kamu jengah. maafkan aku, sehat sehat lah disana, karena mu aku masih bisa menulis dan mewaraskan diri, aku janji akan lebih sering mengonsumsi makan yang nutrisinya kamu perlukan. Terimakasih karena kamu masih mau berjalan dengan normal saat kubutuhkan walaupun jarang aku mengasah mu.
dengan kalian aku tahu tidak ada manusia dimuka bumi ini yang benar benar sendiri, selalu ada malaikat Rokib Atit yang setia berjaga di kanan kiri kami serta kalian yang berkerja sama menjalankan proses metabolisme, berpikir, dan bergerak kami
terimakasih☺
Comments
Post a Comment